Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Fatimah adalah "ibu dari ayahnya." Dia adalah puteri yang mulia dari dua pihak, yaitu puteri pemimpin para makhluq Rasulullah SAW, Abil Qasim, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim.

Dia juga digelari Al-Batuul, yaitu yang memusatkan perhatiannya pada ibadah atau tiada bandingnya dalam hal keutamaan, ilmu, akhlaq, adab,hasab dan nasab. Fatimah lebih muda dari Zainab, isteri Abil Ash bin Rabi' dan Ruqayyah, isteri Utsman bin Affan. Juga dia lebih muda dari Ummu Kultsum. Dia adalah anak yang paling dicintai Nabi SAW sehingga beliau bersabda :"Fatimah adalah darah dagingku, apa yang menyusahkannya juga menyusahkan aku dan apa yang mengganggunya juga menggangguku." [Ibnul Abdil Barr dalam "Al-Istii'aab"]

Sesungguhnya dia adalah pemimpin wanita dunia dan penghuni syurga yang paling utama, puteri kekasih Robbil'aalamiin, dan ibu dari Al-Hasan dan Al-Husein. Az-Zubair bin Bukar berkata :"Keturunan Zainab telah tiada dan telah sah riwayat, bahwa Rasulullah SAW menyelimuti Fatimah dan suaminya serta kedua puteranya dengan pakaian seraya berkata :"Ya, Allah, mereka ini adalah ahli baitku. Maka hilangkanlah dosa dari mereka dan bersihkanlah mereka sebersih-bersihnya." ["Siyar A'laamin Nubala', juz 2, halaman 88]

Dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :"Datang Fatimah kepada Nabi SAW meminta pelayan kepadanya. Maka Nabi SAW bersabda kepadanya :

"Ucapkanlah :"Wahai Allah, Tuhan pemilik bumi dan Arasy yang agung.Wahai, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu yang menurunkan Taurat, Injil dan Furqan, yang membelah biji dan benih. Aku berlindung kepada Engkau dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau kuasai nyawanya. Engkau lah awal dan tiada sesuatu sebelum-Mu. Engkau-lah yang akhir dan tiada sesuatu di atas-Mu. Engkau-lah yang batin dan tiada sesuatu di bawah Mu. Lunaskanlah utangku dan cukupkan aku dari kekurangan." (HR. Tirmidzi)

Inilah Fatimah binti Muhammad SAW yang melayani diri sendiri dan menanggung berbagai beban rumahnya. Thabrani menceritakan, bahwa ketika kaum Musyrikin telah meninggalkan medan perang Uhud, wanita-wanita sahabah keluar untuk memberikan pertolongan kepada kaum Muslimin.

Di antara mereka yang keluar terdapat Fatimah. Ketika bertemu Nabi SAW, Fatimah memeluk dan mencuci luka-lukanya dengan air, sehingga darah semakin banyak yang keluar. Tatkala Fatimah melihat hal itu, dia mengambil sepotong tikar, lalu membakar dan membubuhkannya pada luka itu sehingga melekat dan darahnya berhenti keluar." (HR. Syaikha dan Tirmidzi)

Dalam kancah pertarungan yang dialami itu, tampaklah peranan puteri Muslim supaya menjadi teladan yang baik bagi pemudi Muslim masa kini.

Pemimpin wanita penghuni Syurga Fatimah Az-Zahra', puteri Nabi SAW, di tengah-tengah pertempuran tidak berada dalam sebuah medan yang besar, tetapi bekerja di antara tikaman-tikaman tombak dan pukulan-pukulan pedang serta hujan anak panah yang menimpa kaum Muslimin untuk menyampaikan makanan, obat dan air bagi para prajurit. Inilah gambaran lain dari puteri sebaik-baik makhluk yang dapat kita perhatikan dan perhalusi serta dijadikan contoh kepada para pengantin masa kini yang membebani para suami dengan tugas yang tidak dapat dipenuhi.

Ali r.a. berkata :"Aku menikahi Fatimah, sementara kami tidak mempunyai alas tidur selain kulit domba untuk kami tiduri di waktu malam dan kami letakkan di atas unta untuk mengambil air di siang hari. Kami tidak mempunyai pembantu selain unta itu." Ketika Rasulullah SAW menikahkannya (Fatimah), beliau mengirimkannya (unta itu) bersama satu lembar kain dan bantal kulit berisi ijuk dan dua alat penggiling gandum, sebuah timba dan dua kendi. Fatimah menggunakan alat penggiling gandum itu hingga melecetkan tangannya dan memikul qirbah (tempat air dari kulit) berisi air hingga berbekas pada dadanya. Dia menyapu rumah hingga berdebu bajunya dan menyalakan api di bawah panci hingga mengotorinya juga. Inilah dia, Az-Zahra', ibu kedua cucu Rasulullah SAW :Al-Hasan dan Al-Husein.

Fatimah selalu berada di sampingnya, maka tidaklah mengherankan bila dia meninggalkan bekas yang paling indah di dalam hatinya yang penyayang. Dunia selalu mengingat Fatimah, "ibu ayahnya, Muhammad", Al-Batuul (yang mencurahkan perhatiannya pada ibadah), Az-Zahra' (yang cemerlang), Ath-Thahirah (yang suci), yang taat beribadah dan menjauhi keduniaan. Setiap merasa lapar, dia selalu sujud, dan setiap merasa payah, dia selalu berdzikir.

Imam Muslim menceritakan kepada kita tentang keutamaan-keutamaannya dan meriwayatkan dari Aisyah' r.a. dia berkata :

"Pernah isteri-isteri Nabi SAW berkumpul di tempat Nabi SAW. Lalu datang Fatimah r.a. sambil berjalan, sedang jalannya mirip dengan jalan Rasulullah SAW. Ketika Nabi SAW melihatnya, beliau menyambutnya seraya berkata :"Selamat datang, puteriku." Kemudian beliau mendudukkannya di sebelah kanan atau kirinya. Lalu dia berbisik kepadanya. Maka Fatimah menangis dengan suara keras. Ketika melihat kesedihannya, Nabi SAW berbisik kepadanya untuk kedua kalinya, maka Fatimah tersenyum. Setelah itu aku berkata kepada Fatimah :Rasulullah SAW telah berbisik kepadamu secara khusus di antara isteri-isterinya, kemudian engkau menangis!"

Ketika Nabi SAW pergi, aku bertanya kepadanya :"Apa yang dikatakan Rasulullah SAW kepadamu ?" Fatimah menjawab :"Aku tidak akan menyiarkan rahasia RasulAllah SAW."

Aisyah berkata :"Ketika Rasulullah SAW wafat, aku berkata kepadanya :"Aku mohon kepadamu demi hakku yang ada padamu, ceritakanlah kepadaku apa yang dikatakan Rasulullah SAW kepadamu itu ?" Fatimah pun menjawab :"Adapun sekarang, maka baiklah. Ketika berbisik pertama kali kepadaku, beliau mengabarkan kepadaku bahwa Jibril biasanya memeriksa bacaannya terhadap Al Qur'an sekali dalam setahun, dan sekarang dia memeriksa bacaannya dua kali. Maka, kulihat ajalku sudah dekat. Takutlah kepada Allah dan sabarlah. Aku adalah sebaik-baik orang yang mendahului mu." Fatimah berkata :"Maka aku pun menangis sebagaimana yang engkau lihat itu. Ketika melihat kesedihanku, beliau berbisik lagi kepadaku,dan berkata :"Wahai, Fatimah, tidakkah engkau senang menjadi pemimpin wanita-wanita kaum Mu'min atau ummat ini ?" Fatimah berkata :"Maka aku pun tertawa seperti yang engkau lihat."

Inilah dia, Fatimah Az-Zahra'. Dia hidup dalam kesulitan, tetapi mulia dan terhormat. Dia telah menggiling gandum dengan alat penggiling hingg berbekas pada tangannya. Dia mengangkut air dengan qirbah hingga berbekas pada dadanya. Dan dia menyapu rumahnya hingg berdebu bajunya.

Ali r.a. telah membantunya dengan melakukan pekerjaan di luar. Dia berkata kepada ibunya, Fatimah binti Asad bin Hasyim :"Bantulah pekerjaan puteri Rasulullah SAW di luar dan mengambil air, sedangkan dia akan mencukupimu bekerja di dalam rumah :yaitu membuat adonan tepung, membuat roti dan menggiling gandum."

Tatkala suaminya, Ali, mengetahui banyak hamba sahaya telah datang kepada Nabi SAW, Ali berkata kepada Fatimah, "Alangkah baiknya bila engkau pergi kepada ayahmu dan meminta pelayan darinya." Kemudian Fatimah datang kepada Nabi SAW. Maka beliau bertanya kepadanya :"Apa sebabnya engkau datang, wahai anakku ?" Fatimah menjawab :"Aku datang untuk memberi salam kepadamu." Fatimah merasa malu untuk meminta kepadanya, lalu pulang.

Keesokan harinya, Nabi SAW datang kepadanya, lalu bertanya :"Apakah keperluanmu ?" Fatimah diam. Ali r.a. lalu berkata :"Aku akan menceritakannya kepada Anda, wahai Rasululllah. Fatimah menggiling gandum dengan alat penggiling hingga melecetkan tangannya dan mengangkut qirbah berisi air hingga berbekas di dadanya. Ketika hamba sahaya datang kepada Anda, aku menyuruhnya agar menemui dan meminta pelayan dari Anda, yang bisa membantunya guna meringankan bebannya."

Kemudian Nabi SAW bersabda :"Demi Allah, aku tidak akan memberikan pelayan kepada kamu berdua, sementara aku biarkan perut penghuni Shuffah merasakan kelaparan. Aku tidak punya wang untuk nafkah mereka, tetapi aku jual hamba sahaya itu dan wangnya aku gunakan untuk nafkah mereka."

Maka kedua orang itu pulang. Kemudian Nabi SAW datang kepada mereka ketika keduanya telah memasuki selimutnya. Apabila keduanya menutupi kepala, tampak kaki-kaki mereka, dan apabila menuti kaki, tampak kepala-kepala mereka. Kemudian mereka berdiri. Nabi SAW bersabda :"Tetaplah di tempat tidur kalian. Maukah kuberitahukan kepada kalian yang lebih baik daripada apa yang kalian minta dariku ?" Keduanya menjawab :"Iya." Nabi SAW bersabda:

"Kata-kata yang diajarkan Jibril kepadaku, yaitu hendaklah kalian mengucapkan : Subhanallah setiap selesai shalat 10 kali, Alhamdulillaah 10 kali dan Allahu Akbar 10 kali. Apabila kalian hendak tidur, ucapkan Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali dan takbir (Allahu akbar) 33 kali."

Dalam mendidik kedua anaknya, Fatimah memberi contoh : Adalah Fatimah menimang-nimang anaknya, Al-Husein seraya melagukan :"Anakku ini mirip Nabi, tidak mirip dengan Ali."

Dia memberikan contoh kepada kita saat ayahandanya wafat. Ketika ayahnya menjelang wafat dan sakitnya bertambah berat, Fatimah berkata : "Aduh, susahnya Ayah !" Nabi SAW menjawab :"Tiada kesusahan atas Ayahanda sesudah hari ini." Tatkala ayahandanya wafat, Fatimah berkata :"Wahai Ayah, dia telah memenuhi panggilang Tuhannya. Wahai, Ayah, di syurga Firdaus tempat tinggalnya. Wahai, Ayah, kepada Jibril kami sampaikan beritanya."

Fatimah telah meriwayatkan 18 hadith dari Nabi SAW. Di dalam Shahihain diriwayatkan satu hadits darinya yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim dalam riwayat Aisyah. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Majah dan Abu Dawud. Ibnul Jauzi berkata :

"Kami tidak mengetahui seorang pun di antara puteri-puteri Rasulullah SAW yang lebih banyak meriwayatkan darinya selain Fatimah."

Fatimah pernah mengeluh kepada Asma' binti Umais tentang tubuh yang kurus. Dia berkata :"Dapatkah engkau menutupi aku dengan sesuatu ?" Asma' menjawab :"Aku melihat orang Habasyah membuat usungan untuk wanita dan mengikatkan keranda pada kaki-kaki usungan." Maka Fatimah menyuruh membuatkan keranda untuknya sebelum dia wafat. Fatimah melihat keranda itu, maka dia berkata :"Kalian telah menutupi aku, semoga Allah menutupi aurat kalian." [Imam Adz-Dzhabi telah meriwayatkan dalam "Siyar A'laamin Nubala'. Semacam itu juga dari Qutaibah bin Said ...dari Ummi Ja'far]

Ibnu Abdil Barr berkata :"Fatimah adalah orang pertama yang dimasukkan ke keranda pada masa Islam." Dia dimandikan oleh Ali dan Asma', sedang Asma' tidak mengizinkan seorang pun masuk. Ali r.a.berdiri di kuburnya dan berkata :

"Setiap dua teman bertemu tentu akan berpisah dan semua yang di luar kematian adalah sedikit kehilangan satu demi satu adalah bukti bahwa teman itu tidak kekal. Semoga Allah SWT meridhoinya. Dia telah memenuhi pendengaran, mata dan hati. Dia adalah 'ibu dari ayahnya', orang yang paling erat hubungannya dengan Nabi SAW dan paling menyayanginya. Ketika Nabi SAW terluka dalam Perang Uhud, dia keluar bersama wanita-wanita dari Madinah menyambutnya agar hatinya tenang. Ketika melihat luka-lukanya, Fatimah langsung memeluknya. Dia mengusap darah darinya, kemudian mengambil air dan membasuh mukanya.

Betapa indah situasi di mana hati Muhammad SAW berdenyut menunjukkan cinta dan sayang kepada puterinya itu. Seakan-akan kulihat Az-Zahra' a.s. berlinang air mata dan berdenyut hatinya dengan cinta dan kasih sayang. Selanjutnya, inilah dia, Az-Zahra' puteri Nabi SAW, puteri sang pemimpin. Dia memberi contoh ketika keluar bersama 14 orang wanita, di antara mereka terdapat Ummu Sulaim binti Milhan dan Aisyah Ummul Mu'minin r.a. dan mengangkut air dalam sebuah qirbah dan bekal di atas belakangnya untuk memberi makan kaum Mu'minin yang sedang berperang menegakkan agama Allah SWT.

Semoga kita semua, kaum Muslimah, dapat meneladani para wanita mulia tersebut. Amiin yaa Robbal'aalamiin.


* Dipetik dari Kitab "An-Nisaa' Haula Ar-Rasuul"  yang disusun oleh Muhammad Ibrahim Salim. Disalin oleh: Hanies Ambarsari.
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh..

Segala puji bagi ALLAH, Tuhan yang Maha Pencipta yang telah menjadikan aku dari setetes air yang lemah, kemudian diberikan kpd ku nikmat Iman.. Nikmat yg terbesar yg dikurniakan kepada ku. Moga moga dikekalkan hingga akhir hayatku, syukur Ya ALLAH.. Selawat serta salam ke atas Nabi Muhammad s.a.w. Nabi dan Rasul terakhir bagi anak Adam a.s., para ahlil bait dan para sahabat r.anhum serta kaum muslimin dan muslimat di serata ceruk alam..

Banyak perkara yg aku kira dapat aku coretkan di entry kali ini. Tapi insyaALLAH, aku sentuh sikit sikit pasal dah terhutang lama. Tak mampu aku nak kejar.. Kisah ini pun kisah yang telah berlalu hampir sebulan yang lalu. Biar aku tulis satu satu yg aku ingat insyaALLAH. Semoga ada manfaatnya di sisi Yang Maha Kuasa.

Huzaifah

Aku merasa rindu padanya di saat ini. Sungguh rindu. ALLAH sahaja yang tahu.

Isteri ku keguguran hampir 3 minggu yang lalu, pada tarikh 4 Julai, Janin anak ku yg berusia 4 bulan lebih selamat disemadikan disisi kuburan datoknya iaitu ayah ku.

Akulah yang memandikan, mengkafankan, mensolati (bersama anak anak Ma'had), menguburkannya tatkala ibu mu masih di wad rawatan. Tidak aku sangka yang akulah yang telah ditaqdirkan oleh ALLAH SWT yg terlebih dahulu melakukannya. Sangka ku dan harapan ku, anak anak ku lah yang akan memandikan, mengkafankan, menyolati dan menguburkan aku kelak. Namun ternyata, ALLAH itu Maha Berkuasa telah menetapkan yang aku, si bapa lah yang akan melakukan yang demikian itu terlebih dahulu. Semoga pergi mu jua memberi manfaat ilmu pada anak-anak lain di Ma'had akan tatacara pengurusan jenazah kecil seperti mu.

Aku kafaninya dgn Kain Serban ku sendiri untuk lapisan pertama, dan kain selendang ibu ku untuk lapisan ke duanya. Atar yang selalu aku pakai, aku sapukan pada serban dan selendang yang kemudiannya menjadi kafan anak ku. APa yg di kepala ku itulah sahaja buat mu yang mampu abah berikan wahai Huzaifah anak ku.. Tanda kasih dan sayang abah pada mu, kain serban peninggalan arwah datok kamu yg abah sayangi itulah yang abah korbankan untuk mu. Datok telah pun pergi 19 tahun yang lampau, namun serbannya masih utuh terlilit di kepala abah, dan kini, membaluti tubuh mu yang kecil sebesar tapak tangan buat bekalan berhadapan dgn ALLAH kelak.  Apakah agaknya yang akan engkau perkatakan tentang ibu dan ayah kamu ini nanti di hadapan Qadi Robbul Jaleel...

Apa kata adik beradik mu sayang?

Kak Humaira': *Menangis tak berkata apa apa..

Abg Mu'az: Bercita cita untuk hafiz cepat supaya dapat mengajarkan mu sendiri menjadi seorang hafiz sepertinya.. tapi adik pergi dulu.. (Alhamdulillah..)

Abg Adam: Menangis kerna pernah berdoa meminta ALLAH tidak menggugurkan kandungan ibu (kamu wahai anak ku).. dan ditegur kawannya supaya jgn doa begitu, takut nanti benar benar jadi. Dan sememangnya taqdir ALLAH itu pasti akan berlaku. Abg mu inilah yang paling banyak mengalirkan air matanya, dan dialah yang menatang mu sepanjang perjalanan ke persemadian mu tempoh hari.

Kak Juwairiah: - Peneman dan rakan sepermainan mu nanti di SyurgaNya yang kekal abadi

Abg Muhammad Razin : -  Menangis ketika dia menceritakan tentang mu pada kak Humaira' semasa beliau di wad hospital. - Ketika Ibu dirawat, serentak pada masa yang sama, abg razin dimasukkan ke Wad kerna asthma. Dua hospital abg giliri untuk ibu (kamu) dan abg razin. Dia tak berkesempatan untuk mengurusi dan mengiringi jenazah mu tempoh hari kerna masih di wad. Alhamdulillahi 'ala kulli haal..

Ternyatalah bahawa engkau tidak sanggup untuk datang ke dunia yang penuh pancaroba ini. Dan pergilah engkau buat selamanya. Maka berlakulah satu lagi perkara yang abah rasai sejak dari dulu..iaitu kehilangan seorang anak. Satu demi satu perkara ghaib yg abah rasakan telahpun ALLAH zahirkan. Maha Suci Engkau Ya ALLAH. Ada DUA lagi yang entah benar akan berlaku ataupun tidak. Hanya Dia sahaja yang Maha Mengetahui dan abah hanya menanti waktu samada ianya benar ataupun tidak, semuanya sudah ada dalam lipatan taqdirNya jua. Kita ini hambaNya..

InsyaALLAH anak ku, kita akan bertemu lagi nanti di sana. Janganlah dikau lupa akan ibu dan ayah mu ini serta abang abang dan kakak kakak mu.. kami sayangkan kamu. Dan insyaALLAH, tidak akan melupakan mu buah hati kami.. Duhai anakku.. Huzaifah bin Azhar ...


p/s: Di sisi Mazhab As-Syafie, tak perlu kafan, solat dsbnya namun bukan pula salah sekiranya dilakukan. Terserah pada ALLAH akan segala urusan. Wallahu'alam
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullah..

Hanya pada Mu Ya ALLAH, terhimpun segala sifat sifat kesempurnaan. Segala puji pujian hanyalah layak untuk Mu, Tuhan Yang Menguasai timur dan barat, utara dan selatan. Tuhan yang tidak mengantuk apatah lagi tidur. Maha suci Engkau Ya ALLAH! Selawat serta salam ke atas Nabi dan pesuruh Mu, Muhammad s.a.w. ahlil bait, para sahabat r.anhum serta seluruh kaum muslimin dan muslimat di serata pelusuk alam.

Telah bersabda Nabi s.a.w yang dikasihi yang mana maksudnya:

"Tidaklah berdiri teguh (lurus) IMAN hamba ALLAH, sebelum berdiri teguh (lurus) hatinya. Dan hatinya itu tidak berdiri teguh (lurus) sebelum berdiri teguh (lurus) LIDAHnya. Dan tidak akan masuk Syurga seseorang dimana tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan lidahnya" (Ibnu Abid-Dunya).

Hadith di atas aku cilok dari Ihya'  'Ulum Al-Deen..

Dalam posting dulu pun ada entry bertajuk lidah lidah ni. bukan apa, macam sinonim dgn aku sangat. Orang selalu salah faham dgn aku dan yang paling aku takut..AKU yang salah faham dgn orang..astaghfirullah.. Bila difikir fikir, rasa macam nak lari duduk di gunung gunung, di hutan hutan.. khalwat sensorang. Tapi.. Aku ni Umat Muhammad s.a.w. .. aku bukan umat Bani Israel .. Umat ini diperintahkan utk meneruskan kerja kerja Nabi .. Umat ini diberi kerja khusus! Kalau aku lari... macam mana nak buat kerja? Ah...

Hanya aku mohon pada kalian yang baca blog aku, yg pernah sakit hati dgn kata kata aku nih.. aku mohon maaf dari hujung rambut sampai hujung kaki... aku takut nanti aku disoal habis habisan di Mahsyar... Bagi aku..hisab itu sudah merupakan 'azab ... banyaknya salah dan silap yang aku perbuat semasa hayat ini.. hanya aku harapkan kemaafan kalian dan keampunan Tuhan Yang Maha Pengampun...

Lagi terjemahan Sabda kekasih ku.. "Barangsiapa yang beriman kepada ALLAH dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau ia diam!" (Muttafaq 'Alaih)

Dan warning besar yang tercatat dalam Kitab Besar pula iaitu Al-Qur'anul Karim, terjemahannya:

"Tiada sesuatu perkataan yang diucapkan (manusia) melainkan di dekatnya ada pengawas yang siap sedia (mencatatnya)" (Qaaf:18)

Bersabda lagi Nabi s.a.w. yg ertinya:  "Sesungguhnya ALLAH benci kepada orang yang jelek budi pekertinya serta kotor lidahnya." (At-Tirmidzi)

Bagaimana kita nak jadi hujjah bilamana kita kata 'mulut aku memang laser, tapi hati aku baik" ... Bolehkah kita berkata demikian itu? Mungkin itu yg pernah aku ucapkan dulu...entah..boleh jadi sahaja, dan kepadaNya aku mohon keampunan atas kejahilan diri ku sendiri. Tatkala kita sedar mulut kita menyakitkan saudara kita, kita buleh pula kata niat kita ni baik.. Lainlah kalau memang kata kata itu merupakan fakta tapi perlu kita nyatakan utk tujuan dakwah dan pencegahan. Misalnya kita beritahu jiran tetangga kita keburukan anaknya yg suka buat maksiat agar dia dapat mencegah anaknya itu dari perbuatan yang semacam itu. Mungkin pahit utk dinyatakan tapi pahit itulah penawar. "Katakanlah yang Haq walaupun pahit' begitulah maksud sabdaan Nabi s.a.w. utk umatnya yg tercinta...

Dalam pada itu, dalam kehidupan kita (aku) seharian, kita selalu bergurau dgn kata kata mengusik atau sinis. Berapa kali pula kata kata sinis dgn tujuan melawak itu yg menyakitkan hati saudara saudara seaqidah kita? Na'uzubillah... Bolehkah begitu? Aku tak tahu...tapi aku memang banyak bergurau mengusik yang semacam ini dan memang ada yang merajuk pun dgn aku. Tapi aku tak rasa apa apa pun, malah menyalahkan si perajuk tu pulak pasal hati lembut lah..manja lah..lembik lah.. tak rock lah.. aku tak salah tapi yg disakiti hati oleh aku pulak yang salah!! Astaghfirullah!!! Aku mohon ampunan Mu Ya ALLAH... aku mohon kemaafan kalian sahabat ku... Maafkan akuu.. Maafkan aku yg lagho ini.. sungguh aku bergurau tapi kalau sampai menyakitkan hati kalian, itu sudah menjadi larangan Rasul atas kita selaku umatnya... aku takutt... Aku pernah pukul org tak memasal.. mana aku nak cari org itu lagi? Mana aku nak pegi utk jumpa dan minta maaf dgnnya? Orgnya pun aku tak kenal langsung! .. Beratnya hidup dikejar dosa dosa silam...

Dalam kitab tu, antara bahana Lidah kita ni yg utama ialah BERBOHONG..astaghfirullah.. Ampun Ya ALLAH....

Berbohong yang paling besar pula adalah berdusta atas nama agama iaitu ke atas ALLAH dan RasulNya. Maksud ayat al-Qur'an :

"Pada hari Kiamat, kamu akan melihat orang orang yang berbuat dusta terhadap ALLAH, mukanya menjadi hitam. Bukankah didalam Neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri?" (Az-Zumar:60)

Menurut Ibn Jauzi, ayat ini menunjukkan bahawa orang-orang yang berdusta atas nama ALLAH dan RasulNya adalah  KAFIR. - (Menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal)

Dan lagi Sabda Nabi s.a.w. yg ertinya:
"Barang siapa yang berdusta atas nama ku, maka akan dibangunkan untuk nya sebuah rumah di Neraka Jahannam!" (Muslim)

Lagi Sabdanya yg ertinya:
"Barangsiapa yang berdusta atas nama ku dengan sengaja, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya didalam Neraka" (Muslim)

Sabda baginda s.a.w. yg lainnya yg mana ertinya:
"Takutlah kamu dari dusta, kerana dusta itu menyalahi Iman!"

Bentuk Bentuk Dusta

Betul ke ayat 'bentuk-bentuk' di atas tu atau ganti dgn perkataan kategori-kategori? Entahlah.. aku teruskan insyaALLAH sessi merobek jiwa dan ruhani ini...

1. Berlebih lebihan - Tokok tambah cerita, bak kata org tua tua, yg sejengkal jadi sehasta, yang sehasta jadi sedepa. Yang bahayanya, ada orang yg memang dah jadi sebati begitu, kalau tak tokok tambah, jadi tak syiok... astaghfirullah.. sucikanlah Ya ALLAH...

2. Mencampur aduk antara yang haq dgn yang bathil. Sebagaimana para Jin yg mendampingi tok bomoh yg membisikkan berita yg bercampur kebohongan dan kedustaan. Lalu berita itu disampaikan pada orang yang mendatanginya lalu berita itu menjadi asbab utk mencerai beraikan suami isteri dan memporak perandakan hubungan persaudaraan sesama jiran, keluarga dan tetangga... Na'uzubillah..

3. Memotong motong kebenaran. Mengambil sekerat sekerat ucapan atau perkataan utk diputar belit. Ini banyak dalam arena cantas mencantas dalam dunia politik. Media juga banyak berbuat demikian. Tentu ingat perkataan 'baruah..baruah..baruah..baruah' yg diulang ulang siar akan ucapan seorang tokoh politik dalam tv suatu ketika dulu (padahal amat payah tokoh ni nak dapat peluang caoverage di tv dalam perkara lain). APa yg dikata awal dan selepasnya tak dinyatakan.  Bayangkan kalau baca Qur'an sekerat sekerat tanpa menyelesaikan maksud ayat, contohnya ayat "Celakalah orang orang yg solat" .. seolah org bersolat ni celaka belaka. Ayat seterusnya "iaitu mereka yang lalai dalam solatnya" disorokan..atau tidak dibaca.

4. Cakap tak serupa bikin, lain di mulut lain di hati. - Salah satu sifat Munafiq!

Janji

Dalam kehidupan kita selama ini, berapa banyak janji yang telah kita berikan dan berapa banyak pula yang telah kita usahakan sungguh sungguh untuk tunaikan? ALLAHU ROBBI...

Pernah tak sekurang kurangnya kita berhati hati dalam berjanji dengan meletakkan ALLAH di hadapan sebagai Pemutus Mutlak setiap janji janji kita itu dengan melafazkan INSYALLAH tiap kali kita berjanji?

Janji Dusta..memang pahit...

InsyaALLAH akan bersambung...
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh..

Alhamdulillah, segala puji pujian hanya layak bagi Mu Ya ALLAH, Tuhan Yang Maha Mengetahui lagi Maha Perkasa. Tiadalah Tuhan melainkanNya jua. UntukNya terhimpun segala kepujian serta segala sifat sifat kesempurnaan yang tak terhitungkan. Selawat serta salam ke atas pesuruhNya junjungan mulia Nabi Muhammad s.a.w. ahlil bait serta para sahabat r.anhum dan muslimin muslimat sekelian di serata alam.

Mudah mudahan ALLAH permudahkan untuk aku menulis di blog ini.. Seminggu nan lalu, aku disalahanggap lagi.. hehahe..mungkin ini sahajalah tahap aku ini.. kena salah anggap saja. Bukan kena korban nyawa pun lagi... ALLAH tahu tahap aku. Tapi..pengajarannya, skil komunikasi aku ni teruk. Mesej selalu tak sampai, nak menjelaskan tapi aku yang kena, nak memuji tapi org anggap aku mengeji, nak kompliment tapi orang sangka aku mengutuk.. Ni umumlah apa yg dah jadi dulu dulu, bukan khusus utk kes minggu lepas tu.

Yang terjadi baru ni, aku nak menjelaskan tentang tindakan seseorang yang lain dari sudut perspektif yang mungkin aku faham tentang org itu. Citernya ada seorang tu telah ditegur oleh seorang yang lain. Memang aku tak setuju caranya menegur tu, tapi..yah..itu caranya, betul utk nya. Tapi yg menerima teguran tak berapa nak terima lantaran dia mahu ditegur mengikut cara yang kononnya betul padanya atau ayat sekarang ni hikmah. Lalu aku pun dgn lagak hero masuk ler memberikan pendapat aku dari sudut si penegur tu (bukan aku). Bertujuan nak menjernihkan suasana bila yg ditegur faham akan kedudukan si penegur tu.. tapi dek lemahnya skil aku tu..aku lak yg kena..ehehehe.. alhamdulillahi 'ala kulli haal..


Pendapat sekupang aku

Ni bukanlah nak mengatakan aku je betoi..tapi ni pendapat aku lah.. korang leh setuju atau tak setuju. Korang leh jugak komen kat sini kalau nak. InsyaALLAH, aku akan menjerit dan menjerit pada korang.. ehehehe..acah je. Kalau jerit pun korang tak dengar.. (tapi ALLAH pasti dengar!)

Dalam kehidupan kita sekarang ni. Ada ramai yang tersalah konsep (terutamanya aku lah). Bila dia dapat satu satu ilmu tu, ilmu tu dia akan borong habis pakai utk semua orang, semua keadaan, semua perlakuan. Seolahnya ianya adalah merupakan satu formula matematik yang mana pasti tak lari darinya! Benarkah begitu?

Pada aku tak benar..Lantaran dunia ni ada pemiliknya, dan pemilik dunia dan segala isinya ini adalah Yang Maha Bijaksana... Dia tak jumud bai! Aku bagi contoh bodo aku:

Kereta rekaan kita, hasil gabungan makhluk makhluk ciptaan yang Maha Pencipta, ALLAH SWT. Antaranya ialah getah, logam, plastik, sebatian kimia lain bla bla bla.. dari segi kepakaran pula tergabung dari pelbagai kepakaran ilmu antaranya mekanikal, kimpalan, kimia, elektronik, rekabentuk dan lain lain. Maka hasilnya ialah KERETA. Selesai.

Manusia Ciptaan ALLAH, hasil gabungan makhluk makhluk lain juga iaitu darah, sel, kulit, rambut, tulang, gigi, jantung dan senarai yang amat panjang yang mungkin tak habis nak dibincangkan di sini (sampai sekarang manusia masih kaji tubuh manusia). Maka hasilnya ialah MANUSIA. Selesai.

Satu rekaan manusia (kereta), satu lagi ciptaan ALLAH. Manusia ada manualnya iaitu Al-Qur'an dan sunnah. KEreta pun ada manualnya iaitu manual lah kan.. ehehehe. Betapa luasnya manual utk manusia itu merangkumi kesemua perkara yang berkaitan dgn manusia itu sendiri termasuklah alam ini, alam angkasa, alam barzah, alam malakut, alam jabarut dan entah berapa banyak alam lagi yg belum dijumpai dalam manual itu. Manual kereta.. hanya tentang kereta tu je. Tak ada kaitan dgn yang lain. Kerana apa? Kerna yang mencipta manusia itu turut mencipta segala sesuatu yang lain untuk manusia itu, maka seharusnya dalam manual illahiyyah itu terkandung segala macam perkara yang perlu utk manusia. Manakala yang mereke kereta, hanya tertumpu pada kereta sahaja..tu je kemampuannya. Dia tak mampu nak keluarkan manual tanam pokok getah macam mana (tayar). Tak mampu dia keluarkan manual cara cara melombong besi, melebur dan lain-lain. Dalam ertikata lain, manual Illahiyyah ini terbuka, universal boleh diguna dimana sahaja..tak terhad manakala manual manusiawi ini JUMUD. Selesai.

Kereta (rekaan manusia) kalau rosak, tak ada cara lain melainkan HANTOR ke MEKANIK atau BAIKI SENDIRI. Cara baikinya SATU je...Formula baikinya SATU je. KEreta rosak, orang tak hantar jumpa sinsei, tak bawak pi mandi bunga, tak bawak pi jampi..tak bawak buat kimoterapi, tak ada rawatan akupuntur, tak ada herba utk dimasukkan ke kereta, vitamin tak ada, itu tak ada, ini tak ada.. yang ada, BAWAK PI MEKANIK. Satu je FORMULA dia. Selesai.

Manusia (ciptaan ALLAH) kalau sakit (rosak fizikal), ada pelbagai cara utk kesembuhan yang telah ALLAH letakkan sebagai sunnatullah dan sebagai ibrah tentang betapa hebatnya ciptaanNya yang Maha Sempurna. Boleh saja ikhtiarkan ke Hospital utk juma doktor, jumpa sinsei, jumpa dukun (bukan bomoh), cucuk cucuk pakai akupuntur pun buleh, bagi makan herba pun buleh, bagi minum air jampi pun buleh, bagi terapi pun ok, dibedah pun buleh, di bawa mandi air panas pun buleh, diurut buleh, diberi motivasi je pun buleh, dengan do'a saja pun buleh, dengan solat pun buleh,  malah 1001 cara atau kaedah buleh digunakan untuk merawat sakit yang sama bagi manusia itu. FORMULA dia ada BANYAKKK... selesai.

Contoh penggunaan

Kita mungkin setuju kalau aku katakan, untuk membuka segala skrew, nut dan bolt kena pakai tools. Tak leh nak pakai tangan atau main geget je nut tu. Tul tak? Tu je lah Formulanya, pakai tools. TApi..

Kalau nak buka nut tapi pakai Screw Driver, memang u goin nuts lah.. betullah u guna tools tuk longgarkan nut tu dan bukan pakai jari ke gigi ker, pakai tools. TApi tools yg ko pilih tu salah lah bai.. ada tools lain, namanya Spanar. Tu pun ada saiz saiznya pulak. Ngerti?

Point aku

Cara cara menegur ni sebenarnya ada banyak. Ada yg lembut, ada yang keras. Ada yang terus, ada yang secara sinis atau tak langsung. Ada melalui lisan, ada yg melalui tulisan (mcm sekarang ni lah), ada juga melalui contoh perbuatan, mimik wajah, amalan dan macam macam lagi.. See.. ada banyakkk FORMULAnya.. Kerna apa? Kerna yg dihadapi ini ialah CIPTAAN ALLAH Yang Maha Bijaksana. Dia telah berikan Akal dan Naluri, maka diletaknya ujian pada hamba hambaNya termasuk dalam hal tegur menegur nih. Sesungguhnya menegur atau berpesan pesan itu adalah perintahNya juga. Pandai pandai lah kita pilih mana satu yg sesuai dgn yg mahu ditegur atau diri kita sendiri. Selesai.

Sekarang ni popular dgn 'Formula' hikmah! Ye betul lah tu..hikmah atau bijaksana itu salah satu perkara yang penting dalam nak menegur org nih.. tapi hikmah bukan segalanya, ianya boleh dikatakan WAJIB bg penegur tapi TAK WAJIB bg yg ditegur. Faham dak nih?

Kena bagi contohlah....

Maksud aku, semua orang kena ada amik tanggungjawab masing masing. Macam kereta itu tadi,  yg terbabit dgn pembuatan kereta tu banyak sungguh, penanam pokok getah, penoreh getah, pekilang getah, pekilang tayar kereta, pelombong minyak, kilang minyak sintetik, pakai kimia, pakar itu, pakar ini... Pelombong minyak kena fikir cara pelombong minyak, jgn fikir macam penoreh getah. Penoreh getah kena fikir dan amal ilmu menoreh getah jgn pakai ilmu melombong minyak..abih berlubang estet pakcik tu. Walau ilmu masing masing berbeza, tapi masing masing amik tanggungjawab. Korang kembangkan. Selesai.

TANGGUNGJAWAB. Esok bila kita kembali menemuiNya, kita SORANG SORANG. Kita yang akan jawab SEMUA apa yang kita perbuat di dunia ini..(Ya ALLAH..janganlah Engkau hisab akan aku ini....) Maka kita perlu risaukan diri sendiri dulu! Jgn sibuk nak bising org tu tegur tak hikmah lahl..tak bijak lah..mad'u lari lah.. keras lah ..tak pandai lah.. perasan pandai lah dan lain lain walaupun mungkin dari sudut ilmu ALLAH memang benar perkara itu dilakukan oleh si penegur! Biarkan ALLAH sahaja membuat kerjaNya, tak perlu kita menyibuk sama! Faham tak?

Tu utk yang ditegur.. untuk yang menegur.. Jangan la semberono, jangan keras, jangan pulak lembik, jangan belagak, jangan perasan bagus.. dan lain lain.

Katakan Si Penegur ni memang belagak perasan bagus Keras campur Kerek... maka Si Penegur GAGAL menjalankan tanggungjawabnya sebagai penegur yang baik (dalam hal ini ) mana JANGAN pula yg DITEGUR pulak gagal menjalankan tanggungjawabnya untuk memperbaiki diri! Faham ker? Apa yg jadi, bila yang ditegur dapati si penegur pun ntahapahapa, maka dia terus hantam si penegur dgn kata kata yg betul la jugak (dalam kes ni si penegur tu tak jln tanggungjawab penegur yg baik).. Bila si Penegur gagal menjalankan Tanggungjawabnya dgn baik, janganlah pulak kita yg ditegur turut gagal menjalankan tanggungjawab kita sebagai org yg ditegur!

 Ini yg tak berlaku yang mana akhirnya yg berlaku, perkara yang ditegur tak selesai, perang dingin pulak yang timbul yang mana akhirnya timbul satu FORMULA baru iaitu MIND YOUR OWN BUSINESS.  Tu diaaaa... maka berjayalah Syaithon melarikan manusia dari melaksanakan PERINTAH ALLAH yg terkandung dalam Suratul  Asr...

Memang susah nak beri teguran TAPI susah lagi menerima teguran. Pada saya, yg menegur bakal diserang ujian ujub, riak, takabbur, sombong dan lain lain lagi setelah dia melaksanakan tanggungjawabnya dalam menegur itu (ujian atas ujian!) Tapi yg ditegur, dia diuji untuk MENERIMA. Takkan lah pula yg ditegur boleh rasa riak pulak kot? Atau Takabbur, melainkan kalau dia TAK MENERIMA teguran itu tadi. Maka yg menerima teguran itu (yg melaksanakan tanggungjawabnya) dia akan menunduk dirinya, muhasabah akan kelemahannya, malah kalau dia betul pun..dia akan segera teringat akan Mahsyar yang mana tiap satu pasti akan ditanyai. Maka bila dia ditegur, ada peluang utk dia istighfar dan harap harap ALLAH sorokkan sahaja perkara itu nanti di Mahsyar.. Kalau dia faham ini, maka dia akan amat berterima kasih pada yang menegur! (korang kena ingat, tulisan aku kali ni adalah untuk yg ditegur)


Silam

Dulu aku pun terperangkap sama dalam jerat syaithon ni (bukan makna sekarang ni aku tak kena dah.. kena jugak! Astaghfirullah..) .. Dulu aku banyak berdebat dalam forum politik nih. Ko itu ko ini, aku itu aku ini..ko hantam aku tarok.. cam tu lah. Ni bukan. nak kata politik kotor lah, jgn berpolitik  lah dan sebagainya yer..ni nak cerita perangai huduh aku yg berkaitan dgn tulisan ni. Yea..perangani huduh aku..bukan orang lain hokeh! Mudah mudahan terus tinggal dalam lipatan sejarah lah yea.. aamiinn..

Bila dalam forum politik tu biasanya, macam macam hujjah diberikan untuk mengentam dan menjatuhkan pihak lawan nun. Terlupa dakwah (aku lah) tapi nafsu ammarah je yang tinggal..ko salah..aku betul. Ko tak amal sunnah, aku je yg paling sunnah dan unggul. Dan kesimpulan ini perlu aku pertahankan! Jgn ingat aku je, lawan politik aku pun tak kurang juga..sampai macam macam perkara dibelitkannya hatta perkara agama pun! Aku tak mo tulis in details lah..bukak pekung di dada wat per..hanya utk pengajaran lah..

Kesimpulan dari sikap aku dulu (menegur/menerima teguran) aku terlepas pandang tentang tanggungjawab sebagai pemberi teguran dan tanggungjawab sebagai penerima teguran. Apa yg berlaku, bila ditegur, aku akan tuding jari pula pada si penegur, "ko tu tengok lah...parti ko tu buat lagi teruk..ko &*%^%^&* ... " ..hasilnya pertikaman lidah (atau tulisan) ..apa yg ditegur tu hanya subjek utk 'bertempur' sahaja, tiada ibrah yg diambil, tindakan pembetulan takat mampu yg dibuat pun tak buat. Apa yang ada, 'aku buat sikit je, ko lagi terok.' Terlupa Al-Qur'an, terlupa sunnah - (ni aku lah bukan org lain yg aktif berpolitiking tu yea. Depa ok insyaALLAH kecuali yang ikut macam perangai aku dulu tu lah. )

 Seolahnya aku ketika itu,  kalu pihak lawan buat silap tahap 10, maka tak apa lah aku buat silap tahap 5, kerna apa? Kerna pihak lawan buat silap 10, aku 5 je. Padahal kedua duanya adalah perkara yang ALLAH benci! Rupa rupanya, kami dua dua pun salah dan yang paling sadis, kami tak nampak kesalahan kami.  Contohnya kalau Negeri A tarah hutan sekian banyak, maka aku akan pertahankan kata itu sikit je, korang lagi terok..Negeri B bawah pentadbiran korang dah tarah separuh negari.... maka akhirannya, aku redho 'geng' aku buat perkara yang sama tapi pada skala yang kecil padahal dua duanya ALLAH murka . Dalilnya ketika itu bukan AL-Qur'an dan Hadith, tapi dalilnya tengok parti lawan, asal tak lebih terok dari depa, maka itu takpa. Astaghfirullah.. Itu lah aku pada ketika itu dulu. Moga moga ALLAH ampunkan. Yg benarnya tetap benar, salah tetap salah, tak kira siapa. 

Suatu masa yang tak lama dulu , ada  sikit  salah faham pada aku di FB. Ada seorang muslimah ni menulis notes tentang Iman khusus untuk seorang muallaf. TApi dia tulis tu pakai akal semata tak ada dalil. Dia memang tak berapa pakai dalil, caranya ikut akal yg ALLAH beri padanya. Aku pun seronok dgn usaha dia tu maka aku terfikir nak bantu lah kononnyer. Aku selitla komentar kata semua perkara di alam ini adalah merupakan tanda-tanda kebesaran ALLAH namun itu tak cukup dan sampai ke tahap BUKTI di sisiNya.

Contohnya kisah Nabi Ibrahim a.s. yang nampak tanda tanda kebesaran dan kewujudan Tuhan pada alam ini namun ianya tetap hanya tanda dan bukan bukti. Menurut Al-Qur'an, bukti yang nyata hanyalah Al-Qur'an (kitab) dan sunnah Nabi s.a.w.  Aku nyatakan juga yg di internet ni bukan untuk berguru, maka carilah guru tauhid secara talaqqi untuk menjelaskan permasalahan Tauhid ini di alam nyata. Semua kata kata tu aku tuju kat muallaf tu lah tanpa terfikir langsung mengkritik atau merendahkan apa yg ditulis oleh pemilik notes tu. Sangka aku, aku  menguatkan dan membantunya menguatkan hujjahnya utk Si Muallaf. Lagi pula, dia tagged aku masuk ke notes tu, maka pada faham aku adalah supaya aku turut sama membantu saudara baru itu. Tapi.. aku dimarahinya dimakinya dgn kata bongok dan sebagainya..ehehehe.. ALLAHU Robbi!

Teruknya tulisan aku sampai lain yg difahami olehnya.. malu aku pada saudara baru itu lantaran dia melihat kami yg lama ni macam tu! Tapi ALLAH bantu aku..aku tak rasa marah..alhamdulillah.. Peh tu saudara baru tu mesej aku minta aku tulis tentang apa itu Islam. Aku pun tulis tapi dia minta aku jadikan notes pulak.. aku turuti dgn syukur pasal aku dapati dia ni bijak orangnya, memang ALLAH telah memilihnya ke jalanNya yg lurus. Tapi aku tetap pesan padanya cari guru dan berguru secara berdepan. Apa yang aku tulis tu amat basic dan aku tak mahu dia berguru di internet dalam hal aqidah ini. Aku tak nampak wajahnya, mimik rupanya, gerak geri tubuhnya, mana aku tahu apa yg dia faham itu adalah apa yang sepatutnya dia faham. Alhamdulillah dia setuju, dan dia dah pun keluar dakwah dgn jamah Tabligh dan telah ke Markas Seri Petaling.

Muslimat yang berkenaan pula setelah bongokkan aku telah delete aku dari friend's listnya. Sebelum tu ada seseorang yang komen hentam aku sama dan kata cara aku keras dan aku tak mungkin dapat islamkan seorang pun org kafir dgn dakwah seperti itu. Aku tak jawab (peh tu kena delete lagi la tak dapat nak jawab). Senangnya org menghukum yea.. ALLAHU Robbi.. aku malu sangat ketika tu dgn saudara baru tu.
Di depannya penganut penganut agama yang baru dia anuti ni bertelagah dan saling menghentam..maki pun ada!

Dakwah ini luas.. jgn kita sangka kepetahan kita berpidatolah maka orang itu dapat hidayah, jgn kita sangka ilmu kita yang melangit lah punca org yg kita dakwah itu masuk Islam!Sungguh tertipulah kita dgn ilmu kita sendiri kalau itu yang kita sangkakan. Berdakwah tak perlu ILMU tinggi, cukup ada kalimah Syahadah je. Ada yang masuk Islam hanya melihat serban dam jubah yang menjadi amalan seorang muslimin. Ada yang masuk Islam hanya kerna diajak makan setalam tanpa ada apa apa kalimah pun yg menyerunya kepada Islam, ada yang masuk Islam hanya kerana sekeping keset! Senang senang dia hukumkan aku tak akan dapat dakwahkan org kafir masuk Islam seolahnya dia pemberi hidayah! Nanti aku tulis lain insyaALLAH.(muslimat tu dah minta maaf dan add aku kembali pd akaun FBnya yang lain-knp akaun yg lain? Aku tak tahu)

Wahhh..dah jauh aku melencung nih... balik ke pangkal jalan..jom!


Kisahnya

Dah jauh aku merayap baru aku nak go to the kisah yea.. ehehe..jgn marah lah.. dah hujung hujung baru nak cakap punca aku tulis entri ni..bukan apa, aku bimbang kalau aku sakitkan hati dia pulak. Pasal dia ada mai masuk blog ni, blog dia pun aku paling rajin masuk. Dia pandai menulis, tak macam aku.. point dia jelas,  orgnya bijak, tulisan pun tip top. Ok..merayap lagi nampaknya.. dah.

Kisahnya kawan aku ni ditegur di pasar kononnya dia pakai sunnah tapi tak ikut syarak. Yg menegur ni pulak hafiz (tak tau pelajar ke guru ke). Caranya direct, maka yang kawan aku ni terasa hati lah. Dia cerita lah kat aku, maka aku kononnya nak redakan lah, maka aku cerita dari sudut kemungkinan ilmunya si penegur. Mungkin dia ada ilmu (Formula) dari pengajiannya, aku anggap si penegur tu student atau pun guru tapi belajar dari satu aliran sahaja. Aku tulislah mengikut kitab lama, memang bla bla bla bla... aku ada kata si penegur tak leh letak yg ditegur sama macamnya dari segi ilmu, iman dan lain lain. Pada aku, si penegur ni ada Ilmu, tapi hanya dalam aliran dia sahaja, dia tak lihat pendapat aliran lain yang diamalkan oleh orang lain. Pelajar hafiz ni disiplin dia ketat, makan dia ketat, pergaulan dia ketat, kerna nak jaga hafazan, disiplin ilmu ini telah diturun sejak dulu lagi. Tapi itu utk dia, bukan utk semua umat Islam. Maksud aku, WAJIB utk dia, tapi hukum pada org lain tak bolehkan diwajibkan juga sebab hak mengenakan hukum itu hak ALLAH SWT secara mutlak.Dan 'wajib' atas diri mereka disini bukan bermaksud wajib dari sisi Syarak, kalau syarak utk semualah.

Contohnya solat tahajjud itu wajib atas Nabi Muhammad s.a.w. ianya adalah fardhu atas baginda tapi tidak atas umatnya namun baguslah pada yang mahu mendirikannya dan harus dia mewajibkan atas dirinya sendiri TAPI dia tak boleh kata ianya wajib juga atas org lain! Maksudnya ia mengakuit ianya wajib atas diri tapi dia tak pula hukumkan perkara yang sama pada orang lain! Maka pelajar tahfiz tu tak bolehlah hukum kawan aku ni sama macam dia. Bukan maksud aku pula sebab dia hafiz, maka dia lagi mulia..bukan begitu. Hanya utk diri aku, kalau aku bukan hafiz dan org itu hafiz, maka pada aku org hafiz tu lagi mulia dari aku, aku tak cakap dia lagi mulia dari org lain, org lain aku tak tau lah tapi dgn aku, memang dia si hafiz tu lagi mulia dari aku konspnya 'Hukum utk diri sendiri, nasihat utk orang lain' .
Maka aku jelaskanlah dari sudut itu, tapi kawan aku ni mungkin tak faham penerangan aku yg memangnya tak mantap pun, maka dia mungkin terasa hati dgn aku lah.. Aku minta maaf lah kawan.. bukan macam tu.. Aku hanya nak terangkan dari sudut si penegur tu supaya ko faham kedudukan dia dan seterusnya tak rasa sedih dan amalkan sahaja apa yang telah ko amalkan tu berdasarkan ilmu yang ko ada.  Tu jer.. tapi aku tak pandai sampaikan.. aku minta maaf lah yea.

Maka dari itu aku menulis entri ini dalam kepayahan. Bukan nak ek, tapi memang payah ler cursor lari sana sini, ada idea aku yg terpadam pun dan tak tau nak tulis balik dah pasal dah hilang. Tapi aku tulis juga sebab ko penting bagi aku selaku seorang muslimin. Tak halallah kalau aku sakitkan hati saudara seaqidah aku. AKu minta maaf yea pada yang berkenaan.. maafkan aku..

Cukup la kot..panjang panjang tulis lagi konpius..dgn aku aku sekali konpius..ahahahaha

p/s: Inilah entri paling lama aku nak siapkan... jenuh mengejor cursor dan buat editing.. ehehehe...indahnya alam ini.. Subhanallah
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullah,

Segala puji bagi ALLAH SWT yang menghidupkan dan Yang Mematikan. Selawat serta salam ke atas Nabi Muhammad s.a.w. ahlil bait dan para sahabatnya r.anhum serta seluruh kaum muslimin dan muslimat sekelian.

Agak payah juga nak mengejar cursor yang sekejap ke atas sekejap ke bawah. Ada masalah skit lappy ni tapi syukur masih diberi nikmat kesihatan dan kelapangan waktu serta berbagai lagi nikmat lain yang tak terhitungkan... Alhamdulillahi Robbil 'Alameen..

Mungkin aku tak menulis panjang kali ini kerna susah juga kalau cursor asyik lari dan tulisan terpadam setelah ditaip... ehehehe... seolahnya teknologi ini sedang mempermain mainkan aku dan mentertawakan aku..

Rasakan kau bilamana aku ini tak mengikut kata mu..arahan mu..sedangkan engkau wahai manusia yang mereka aku dan memasang aku. Nah! Bagaimana kalau engkau selaku manusia yang segala galanya bergantung harap pada Yang Maha Esa..seringkali ENGKAR dan tak mahu TUNDUK pada setiap perintah dan laranganNya? Marah? Sakit hati? Eleh..takat silap taip yang tiba tiba pergi ke perenggan lain dan hilang taipan..itu sikit jer.. Sedangkan kamu selalai lalai padaNYA!

YA ALLAH!! Aku tak sanggup nak tulis lagi... Astaghfirullah...

Astaghfirullah..ampunkan aku Ya ALLAH..ampunkan Ayah Ibu ku Ya ALLAH.. ayah dan ibu isteriku..isteri ku..dan anak anak zuriat keturunan ku.. Engkaulah Tuhan Kami..dan kami hamba Mu yang lemah lagi hina.. ampunilah kami Ya ALLAH..

Astaghfirullah...Astaghfirullah..
Azhar Hashim
SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAHI WALLAHU AKBAR!

Rupa rupanya AF Ust Ibrahim dah balik dah! ALLAHU AKBAR!!! Beliau dah bebas!

Tertinggal keretapi aku... ALHAMDULILLAH!! 25 hari kena tahan! Mereka takut dengan bayang bayang atau mereka mengikut Yahudi dan Nasoro masuk lubang Biawak?! Masa yang disabdakan Nabi PASTI akan tiba tatkala pokok2 dan batu batu akan berkata:"Hey muslimun...belakang aku ni ada Yahudi menyorok!!" Maka celakalah mereka dan pengikut pengikut mereka. Masa tu PASTI akan tiba samada aku sempat tengok atau tidak, tapi PASTI akan menjelma..

Kisah beliau dah bebas KAT SINI
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullah,

Hari ni setelah updates windows laptop ni, baru dapat layari internet tanpa sistem jadi pegun/hang. Ni LapTop pertama aku. Dah jahanam 7 tahun dulu akibat peperangan saudara antara Mu'az dan Adam. Sorang tarik ke timur, sorang tarik ke Barat... Aku dalam bilik air masa tu... sekali aku keluar je tengok laptop aku dah barai dah... terkepak skrin dia..

Tapi entry ni bukan nak cerita pasal ni..nanti insyaALLAH aku tulis lain in details..

Hanya aku teringat akan AF Ust Ibrahim kita yang ditahan pihak berkuasa Mesir ketika beliau nak pulang ke Malaysia tu.. ntah ke mana peginya tak seorang pun tahu. Dikatakan ditahan sebab disyaki anggota JI. Apa kejadahnya JI tu? BEtul ke wujud atau mengikut tektik US mencipta al Qaeda?
Ust Ibrahim tu lemah lembut giler.. cakap pun sambil tersenyum ... Melihatnya bercakap memang mengingatkan pada Rasulullah s.a.w. yang sentiasa tersenyum.. Moga ALLAH membernya kekuatan iman dan amal dalam 'uzlahnya kali ini!

Dibuang negeri kita melancong, ditahan dalam penjara kita uzlah, dibunuh kita syahid! ALLAHU AKBAR!

Aku stop dulu lah... udah masalah aku tak leh nak kontrol cursor ni pulak, suka dia nak ke atas ke bawah.. kena taip balik banyak kali. TApi ni sikit jer..tak seperti ujian ALLAH pada Ust Ibrahim... Bantuan ALLAH pasti akan tiba dan ianya hampir...

ALLAHU AKBAR!!!
ALLAHU AKBAR!!!
ALLAHU AKBAR!!!
Azhar Hashim
Assalamu'alaykum warahmatullah ..

Alhamdulillah..baru tadi tulis, terasa nak tulis lagi biiznillah ..

Pertanyaan

Ada seorang muslimah bertanya pada ku.. tentang satu  majlis perkahwinan yang berlangsung baru baru ini. Ianya perkahwinan anak perempuan seorang lagi sahabat di maya ni yang terkenal seorang aktivist. Dan kata katanya penuh nasihat serta disulami dgn nas serta dalil dalil yg kukuh. Beliau juga disenangi kawan dan lawan. Majlis perkahwinan anak perempuannya itu dijalankan ketika aku mengikuti ijtimak di KL, so tak dapat lah hadir dan aku awal-awal minta excuse dah.

Namun isu yg ditanyakan.. tentang pakaian pengantin perempuan iaitu anak kepada sahabat tadi yg tidak menutup aurat, tidak memakai tudung, baju jarang dan nipis hingga nampak kulit! Ah sudah! Kenapa tanya pada aku nih! Aku tak pegi pun!


Susah Juga tu

Aku tak tau nak jawab apa. Hanya aku bagitau padanya suatu kisah. Kisah yang aku alami sendiri, pengalaman hidup aku, satu kisah je pun mencukupi insyaALLAH.

Di tempat aku nih, ada seorang brader tu, memang hebat la masa mudanya. Hebat apa? Hebat perengusnya..samsengnya..macam macam hal lah. Maklumlah kampung aku ni dulu memang femes lah. Senang cakap nama kampung aku ni MANJOI (yg tau tu tau lah). So..brader ni berada di puncak 'kegemilangan' pada ketika itu lah. Keluar masuk penjara je dia.

Tapi sekarang dia dah insaf. Dia pun pernah datang jumpa aku minta maaf, juga pada mak aku. Aku tak de hal lah..pasal aku pun dulu leh tahan jugak...ahahahaha. TApi dia ni senior lah dari aku..senior jauh. Dah masuk kategori warga emas sekarang ini. Dia keluar pada tahun 2008 tak silap aku lah. Sekarang dah balik pada agama dan berusaha utk yang terbaik. InsyaALLAH azam nak korban untuk agama..keluar sebar pada seluruh pelusuk alam... tu dia! Moga ALLAH pilih kami semua!

Ceritanya

Bukan main baik punya intro..ehehhe..ok kisah brader ni aku sampaikan pada muslimah yang bertanya tu (pasal aku tak tahu apa hal walimah sahabat kami tu jadi cam tu). Brader yg terer ni satu ketika masa aku balik dan berpindah ke kampung nih, jumpa aku. Menceritakan akan kisahnya setelah itu. Meluahkan akan rasa hatinya terhadap anak anak perempuan dan lelakinya yang kurang tentang agama dan amal mereka. Yg perempuan tak mahu tutup aurat walau jenuh ditegur malahan melawan pulak. Dia kata dia tak mampu dan tak tahu nak buat apa lagi.. Menangis nangis dia citer. Pelik je rasa tengok kepala gangster mengadu kat aku (bekas daa..sekarang dia muhsin!) ..

Kisah dia ni adalah kisah di sebalik tabir. Maknanya, kalau org luar lihat, keadaan anaknya yang begitu, tapi ayahnya kini berkopiah dan sedang berubah nak mengamalkan pakaian sunnah yang lainnya... tentu agak kontrast.

Bagi yg suka menghukum atau rasa diri lebih hebat, akan mengata ngata tanpa usul periksa ke atas brader kita nih. Mentang mentang dia ada rekod baekk punya, dan anak anak dia ruggert (tul ke eja nih?) tapi perkara sebenarnya kita tak mengetahui.


Al-Kisahnya

Apa yg aku cakap pada brader tu dulu, "Bang.. kita kena banyak syukur pada ALLAH, kerena Dia yang memilih kita dan memberi kita hidayah. Oleh itu, kita kena sama sama minta doa supaya ALLAH beri hidayah kepada yang lain terutamanya Keluarga kita sendiri! Utk diri abg, ye lah..yg lepas tu dah lepas dan Alhamdulillah, abang pun dah bertaubat. InsyaALLAH, kena yakin yang ALLAH terima taubat abang tu. Tentang anak-anak, abang kena terus tegur dan doa untuk mereka tanpa jemu. Kalaulah sampai ke sudah mereka tak berubah juga, maka abang dah pun berusaha sedaya mampu abang. Memang lah silap abag dulu abaikan didikan agama mereka, tapi kini mereka dah besar, dah ada akal yang waras. Mereka dah lebih dari baligh lagi dah. Mereka bertanggungjawab pada diri mereka sendiri! Tentang perkara dulu -dulu, abang dah bertaubat, serah padaNya dan yakin padaNya. Kalau anak anak tak mahu ikut nasihat abang, maka abang dah tak tanggung lagi beban dosa mereka, hanya sebagai seorang ayah, sayang pada anak tu tentu ada, maka teruskan berdoa, merayu padaNya dan pada anak anak abang, supaya menjunjung tinggi Addin kita nih. InsyaALLAH, abang jgn bimbang, Abang dah buat yang terbaik, jgn berhenti tapi teruskan berusaha semampu. Hidayah bukan milik abang, hidayah milik ALLAH!"

Cukup la kot takat tu.

Wallahu'alam.