Ulang tayang Jurus Peringkat Pertama Naga Berapi Menjunam Ke Bumi. Nak belajar jurus nih? Masuk PRDM.
KELUHURAN UNDANG UNDANG.
Lihat Sendiri...
Fikir Sendiri...
Bertindak bijak...
Subject: ANTARA MAWI, SOPHIA, ADI PUTRA DAN NOR AMIRA (FIKIR2 KANLAH)
ANTARA MAWI, SOPHIA, ADI PUTRA DAN NOR AMIRA
U all tau... Mawi tak akan dapat membela bangsa kita mahu pun mendidik anak-anak kita menjadi insan yang soleh..dia sendiri pun hanya dapat gred 3 SPM... hanya media yg berjaya menyeret dia untuk meraih rezki yg kebanyakan ulama mempertikaikan status halalnya... dari seorang yg kononnya berakhlak dan beragama dia dibentuk menjadi seorang yg bebas dari belenggu syariat... namun tangan0tangan kotor telah berjaya menyarungkan jubah konvo yang hanya layak di pakai oleh insan yang cemerlang dalam pendidikan... tidak
hairan para remaja mula berhujah: " masuk universiti tak dapat keje..apa ada pada nilai ilmu?... Mawi dpt Gred 3 SPM pun boleh konvo jugak..lebih kaya dari lulusan universiti"... .sukar untuk menjawabnya.
Nun di sana..ada seorang insan comel..bernama Adi Putra... punya kecemerlangan dalam bidang Math yg sukar dicapai oleh walau seorang siswa... beliau dgn petah memberitahu bahawa dia ingin menjadi seorang Profesor Mathematic Islam, dia sangat taat dalam agama..tekun dalam mempelajari syariat Allah... namun tiada pihak "media" dan "pemimpin" kita ambil peduli... bahkan dicari pula kelemahan Adi yg kononnya hanya terer dlm satu bidang saja..perlu diingat..profesor universiti pun hanya pakar dalam satu bidang saja... mana ada pakar doktor perubatan dlm masa yg sama adalah pakar kejuruteraan?... tapi atas keinginan untuk mengenepikan Adi... berbagai alasan di buat... akhirnya keluarga Adi terpaksa mencari arah sendiri dalam menentukan masa depan pelajaran dan cita-cita Islam
Adi...
Muncul pula adik Nor Amiira... yg berjaya menghafal 30 juz Al Quran seusia 10 tahun ... dia mula membaca dan menghafalnya ketika usia 5 tahun... dalam satu pertandingan hafazan dia telah mendapat tempat kedua ... peserta semuanya berusia 15 tahun ke atas... cerita itu terus sepi... "media" dan "pemimpin" kita tidak berminat mempopularkan tokoh2 kecil ini...
tiada juga bantuan yg diberikan... tetapi perlu diingat: ada insan seperti amalina yang mendapat 17A SPM telah diberikan penghormatan yg tinggi dan biasiswa untuk belajar di luar negara ( sekarang dah tak pakai tudung dah), tak kurang juga Sophia yg duduk di London tu mendapat juga penghormatan negara..di jaja ceritanya tak habis-habis di TV kita suatu masa dulu yg sekarang kabarnya dah murtad. Ok juga media dan pemimpin kita kan?...
Inilah yg perlu kita cari titik perbezaan dan persamaannya... sama- sama kita renungkan:
Adi dan Amira
membawa cita-cita keislaman dan bakal membawa pembaharuan jika di beri peluang... maka mereka tidak mendapat apa-apa preveilege.
MAWI
membawa bangsa kita leka dan nyanyuk maka dia mendapat tempat dan penghargaan.
Amalina
dah jadi bahan jajaan putri UMNO dan dah pun tak pakai tudung lagi... sama dgn Mawi..maka dia tidak lagi membawa apa-apa mesej Islam... so boleh di sokong.
Sophia
( bukan warga kita) mak melayu ayah org asing juga mendapat layanan dan kemuliaan sebab tiada membawa apa2 mesej ISlam... so mesti diberi sokongan.
Dengan itu dapatlah kita faham... .bangsa kita ini hanya akan memuliakan anak-anak kita yang berjaya dalam "hiburan' dan " menolak syariat". Bagi anak-anak yg bakal menyedarkan Umat ..awas !! anda adalah 'musuh bangsa dan negara' ini..
Apa pandangan anda?...
sumber: hizamri@yahoo.com
He was tired and aching and on his way home from a long day at work, so he almost didn't see the old lady stranded on the side of the road, but even in the dim light of day he could see she needed help. So he pulled up in front of her Mercedes and got out. His old Pontiac was still sputtering as he approached her.
Even with the smile on his face, she was worried. No one had stopped to help for the last hour or so. Was he going to hurt her? He didn't look safe; he looked poor and hungry.
He could see that she was frightened, standing out there in the cold. He knew how she felt. It was that chill which only fear can put in you.
He said, "I'm here to help you, ma'am. Why don't you wait in the car where it's warm? By the way, my name is Bryan Anderson."
Well, all she had was a flat tire, but for an old lady, that was bad enough. Bryan crawled under the car looking for a place to put the jack, skinning his knuckles a time or two. Soon he was able to change the tire.
As he was tightening up the lug nuts, she rolled down the window and began to talk to him. She told him that she was from St. Louis and was only just passing through. She couldn't thank him enough for coming to her aid.
Bryan just smiled as he closed her trunk. The lady asked how much she owed him.
Any amount would have been all right with her. She already imagined all the awful things that could have happened had he not stopped. Bryan never thought twice about being paid. This was not a job to him. This was helping someone in need, and God knows there were plenty, who had given him a hand in the past. He had lived his whole life that way, and it never occurred to him to act any other way.
He told her that if she really wanted to pay him back, the next time she saw someone who needed help, she could give that person the assistance they needed, and Bryan added, "Pass it on."
He waited until she started her car and drove off. It had been a cold and depressing day, but he felt good as he headed for home, disappearing into the twilight.
A few miles down the road the lady saw a small cafe. She went in to grab a bite to eat, and take the chill off before she made the last leg of her trip home. It was a dingy looking restaurant. Outside were two old gas pumps. The whole scene was unfamiliar to her. The waitress came over and brought a clean towel to wipe her wet hair. She had a sweet smile, one that even being on her feet for the whole day couldn't erase. The lady noticed the waitress was nearly eight months pregnant, but she never let the strain and aches change her attitude. The old lady wondered how someone who had so little could be so giving to a stranger. Then she remembered Bryan ..
After the lady finished her meal, she paid with a hundred dollar bill. The waitress quickly went to get change for her hundred dollar bill, but the old lady had slipped right out the door. She was gone by the time the waitress came back. The waitress wondered where the lady could be. Then she noticed something written on the napkin.
There were tears in her eyes when she read what the lady wrote: "This isn't
a tip, it's a gift. You don't owe me anything. Somebody once helped me out and if you feel you want to pay me back, don't let this chain of love end with you, pass it on."
Under the napkin were four more $100 bills.
Well, there were tables to clear, sugar bowls to fill, and people to serve, but the waitress made it to closing time.
That night when she got home from work and climbed into bed, she was thinking about the money and what the lady had written. How could the lady have known how much she and her husband needed it? With the baby due next month, it was going to be hard....
She knew how worried her husband was, and as he lay sleeping next to her, she gave him a gentle kiss and whispered soft and low, "Everything' s going to be all right. I love you, Bryan Anderson."
Good friends are like stars....You don't always see them, but you know they
are always there.
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Ketika malam pertama Tarawikh didirikan, Nazir Masjid bangun memaklumkan bahawa ianya adalah menjadi 'arahan MB' supaya semua Masjid di Selangor mengadakan Solat Tarawikh 20 rakaat. Tiadalah aku mengetahui bersolat Tarawikh kah akan si MB itu tadi?
Masjid ku tersergam indah, namun tiada Tazkirah..sama seperti tahun sebelumnya. Kecuali jika malam itu diimamkan oleh Ust Abdullah, beliau akan memberikan sedikit Tazkirah dalam sela masa 10-15 minit sebelum Tarawikh didirikan. Sungguh dia menyampaikan Tazkirah itu SEBELUM Tarawikh.. yang di'cegah' ialah Tazkirah di tengah tengah Tarawikh dan di hujungnya...
Ku lihat Majoriti mendirikan solat Tarawikhnya 8 rakaat berbanding 20 rakaat. Tika awal solat, ada tak kurang 11 ke 12 Saf berbaris tak termasuk anak anak... habis 8 rakaat, tinggal 1 1/2 saf.. tak sampai 2 Saf..
Adapun yang mengerjakan 8 atau 20 tak jadi masalah, malahan sunnahnya 8 rakaat itu. Cuma yang aku terkilan... Tazkirah ditiadakan!
Sebegitu ramai manusia berbondong ke Masjid, namun tiada kita ambil peluang ini untuk 'bersantai' dan berdakwah sambil menambah nambah akan ilmu di dada. Alangkah ruginya Masjid Masjid dilarang bertazkirah.. Ku lihat, ada yang rambut pun macam mandi air karat, namun digagahinya datang ke Masjid. Bukankah ini peluang untuk berdakwah kepada mereka dengan sisipan ilmu? Alangkah beruntungnya mereka yang dapat duduk dalam majlis ilmu di bulan Ramadhan ini!! Subhanallah!
Maka merinduilah pula aku ini akan saat saat menempuh malam malam Ramadhan ketika bertugas di Butterworth dahulu.. setahu aku ada 3 Surau yang aktif dan ada Tazkirah pada setiap hari. Terasa sungguh kemanisannya dan bertambahnya ilmu dan seronoknya bersolat diselang selikan dgn Tazkirah penguat jiwa... Ah! Surau surau itu memang hidup..bulan bulan biasa pun kuliahnya setiap hari!!! Tapi Masjid pula tiada tazkirah...
Teringat aku akan pesan ust siddiq noor ketika memetik surah al-A'la ini..
9. oleh itu berilah Tazkirah - peringatan (kepada umat manusia Dengan ajaran Al-Quran), kalau-kalau Tazkirah - peringatan itu berguna (dan sudah tentu berguna);
10. kerana orang Yang takut (melanggar perintah Allah) akan menerima peringatan itu;
11. dan (sebaliknya) orang Yang sangat celaka akan menjauhinya,
12. Dia lah orang Yang akan menderita bakaran neraka Yang amat besar (azab seksanya),
13. selain dari itu, ia tidak mati di dalamnya dan tidak pula hidup senang.
14. Sesungguhnya berjayalah orang Yang - setelah menerima peringatan itu - berusaha membersihkan dirinya (dengan taat dan amal Yang Soleh),
15. dan menyebut-nyebut Dengan lidah dan hatinya akan nama Tuhannya serta mangerjakan sembahyang (dengan khusyuk).
16. (tetapi kebanyakkan kamu tidak melakukan Yang demikian), bahkan kamu utamakan kehidupan dunia;
17. padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal.
18. Sesungguhnya (keterangan-keterangan Yang dinyatakan) ini ada (disebutkan) di Dalam Kitab-kitab Yang terdahulu, -
19. Iaitu Kitab-kitab Nabi Ibrahim dan Nabi Musa.
(Al-A'la:9:19)
Setiap malam ayat ini dibaca baca dalam solat witir.. namun tiada pula disokong atau diterjemahkan bacaan itu dengan mengadakan tazkirah!? Lain di baca lain diamalkan? AH! Aku merindui akan tazkirah tarawikh di bulan Ramadhan!!!
Ramadhan sudah berlalu 12 hari!!!!!!!!!!!!!!!!!
Ramadhan tahun ini bermakna bertambah lah usia ku setahun lagi. Aku dilahirkan pada 6 Ramadhan... Dua anak ku juga dikirimkan ALLAH ke dunia dalam bulan Ramadhan... Mak..terima kasih melahirkan saya Mak... jasa mu tak terbalas... Aku sayang pada mu Mak..
Ya ALLAH, Engkau jagailah dan sayangilah kedua orang tua ku sebagaimana mereka telah menjagai dan menyayangiku semasa aku masih kecil... amin..

Kisah Nurin Jazlin masih diperkatakan orang. Amat malang sungguh nasibnya di dunia ini. Menjadi mangsa si binatang bertopengkan manusia. Tak dapat aku gambarkan keperitan yang dialaminya. Dikatakan dalam salah satu berita yang aku dengar akan pendapat pakar mengatakan tidak mustahil seseorang yang mengalami kesakitan yang extreme akan berubah wajahnya, giginya dsbnya.. - Apa lagi seorang budak!. Maka amat amat sedih bila ibu dan ayah pun tak mengenalinya lagi.. Ibu dan Ayahnya perlu muhasabah diri mereka - dan aku juga.
Kembali ke kampung tempohari..setiap hari Ibu memberikan kata kata nasihat tentang penjagaan anak anak ini kepada kami berdua...setiap hari! Aku tak kata apa kerana kata katanya benar belaka...
Namun dalam musibah ada hikmahnya. Adik Nurin belum lagi dikira dosa pahalanya..adik Nurin putih bersih laksana kain kapas yang suci. Kepergiannya menjadi duta kepada ayah dan ibu di sana. Semoga dapat beramal kita di dunia ini dengan amalan Ahli Syurga insyaALLAH...


Setelah berlakunya tragedi Ombak Besar yang meragut ratusan ribu nyawa manusia, namun kita masih lagi leka..insaf sekejap je kendian buat lagi!! Pada tahun berlakunya Ombak Besar itu, - ketika kejadian, aku berada di Laut - Maka negara ini yang tercinta telah membatalkan pesta sambutan tahun baru yang lazimnya berlaku pada setiap tahun. Dengan 'kuasa' mentadbir yang ALLAH berikan kepadanya, maka tak ada masalah banyak, sememangnya pesta pesta maksiat menyambut tahun baru kafir berskala besar itu tidak berlangsung - (yg kecik kecik ada jugak)... selamatlah Malaysia pada tahun itu daripada pesta maksiat berskala besar ketika menyambut tahun baru Kafir. Tapi...tahun tahun seterusnya....ianya kembali menyubur... kuasa di tangan tetapi tidak dimanfaatkan..kuasa yang ada tidak digunakannya. Ternyata ujian ALLAH kepada beliau itu dulu membuktikan ia ada kuasa untuk mengekang, menghalang, menegah malah membatalkan pesta pesta maksiat itu...gunakanlah kuasa yang ada.. namun perkara itu tidak berlaku lagi pada tahun tahun kebelakangan ini... Pesta pesta itu berlangsung terus dan terus merisaukan dan merimaskan benak aku ni mengenangkan masa depan anak anakku dan anak anak saudara seaqidahku yang lainnya....manusia cepat lupa lagi engkar...
Maka selepas berlalunya sehari sahaja pertemuan aku dengan Jemaah Tabligh Aceh itu, telah berlakulah gerak gempa lagi di Indonesia, kali ini di Padang... Baru je sehari kami bermuzakarah tentang musibah yang ALLAH landakan kepada Negara Umat Islam terbesar di Dunia ini...dan tak lama selepas itu, malah hanya pada hari keesokannya, berlaku lagi bencana gempa itu!!
Dan kendian daripada itu, iaitu hari esoknya, Bengkulu pula terkena gerak gempa.. Gerak Gempa yang cukup kuat untuk menghasilkan Ombak Besar yang lebih besar lagi daripada Ombak Besar tahun 2004 tetapi ianya tidak berlaku seolahnya ALLAH mencabar pakar pakar kajibumi akan perkara ini... Mengapa tak terjadi Ombak Besar?? Aku tak bermaksud nak bincang perkara ini namun ianya seolahnya menempelak mereka yang menyatakan dahulunya bahawa ini hanyalah BENCANA ALAM..bukan bala atau peringatan dari ALLAH. Nah sekarang..ALLAH timpakan gempa yang lebih hebat lagi..tapi mana Ombak Besarnya??
Salam takziah dan al-Fatihah untuk saudara Seaqidahku di Bengkulu dan Padang Indonesia.. Semoga kalian dikurniakan darjah kesabaran yang tinggi dalam menjalani ibadah Puasa tahun ini... amin..
Kisah ini diceritakan sendiri oleh orang Cina itu kepada Ust yang aku temui ini, maknanya ini cerita first hand dan aku penerima keduanya dalam 'sanad' cerita ini..
Cina itu memberitahu bahawa pada ketika Ombak Besar yang kali pertama itu datang, dia nampak jelas akan kedatangan Ombak itu dari kejauhan..namun pada pandangannya ianya ada sedikit keganjilan pada Ombak yang datang itu.. Ombak itu dilihatnya tidak sekata parasnya.. Dilihat di bahagian tengah Ombak itu menurun ke bawah dan lebih rendah daripada kiri dan kanannya. Maksud Cina itu, seolahnya ada lorong terpelohong di tengah ombak yang mana Ombak itu terbahagi kepada tiga bahagian iaitu, sebelah kiri yang tinggi, kanan yang tinggi dan yang ditengah tengahnya rendah ke bawah seolah ada kuasa yang menekannya ke bawah.
Ketika itu, beliau melihat orang ramai melarikan diri ke Masjid..oleh kerana itu, beliau pun tak ketahuan ke mana lagi hendak ditujui lantas terus menghala ke Masjid..Sekali lagi ALLAH singkapkan perkara Ghaib kepada Cina ini bila dia tiba tiba melihat ada dua orang besar yang berpakaian putih (subhanallah..meremang bulu roma aku ketika menulis ini!!) berjubah serta berserban putih yang memegang Penjuru Masjid itu kiri dan kanan seolah olah menetapkannya!!
Rupanya apabila ombak itu sampai, bahagian yang ditekan ke bawah itu adalah bahagian yang bakal melanda Masjid BaiturRahman!! - Maka dari itu, Masjid tidak tenggelam dan air lalu di tepi kiri dan kanan Masjid sahaja! - CIna itu sekarang sudah menjadi saudara seaqidah ku dan beliau telah memeluk agama Islam kini!! ALLAHU AKBAR!!
Rasanya tak terlewat untuk menulis tentang Ramadhan nih.. Lap Top ada masalah skit maka tak dapat masuk internet..
Apapun, telah pun tiba masanya dan alhamdulillah..ternyata ALLAH masih memberikan peluang kepada diriku untuk menyambut akan kedatangan Ramadhan Al-Mubarak! Alhamdulillah...
Dalam pada itu, aku telah bertemu dengan Jemaah Tabligh dari Acheh... Maka namapun Achech, tak ada yang dipertanyakan melainkan keadaan saudara saudara seaqidah di sana..apa khabarnya? Ust ini memaklumkan bahawa keadaan di Acheh sekarang ini semakin jauh dari ALLAH walaupun telah dibala' dengan ujian Ombak Besar dan Gempa Bumi 3 tahun yang lalu.. Katanyanya, kini peluang kepada orang asing untuk memasuki Acheh yang suatu ketika dahulunya agak sukar untuk mereka memasukinya... Hanya mungkin 1/3 sahaja daripada penduduknya kini adalah orang Acheh dan selainnya adalah masyarakat pendatang.
Masyarakat pendatang ini pula tidak datang begitu sahaja tetapi membawa perilaku dan akhlak yang bertentangan dengan Islam. Kini katanya, mudah sahaja untuk melihat wanita wanita di sana yang memakai skirt pendek dan pelbagai lagi masalah yang aku kira tak jauh bezanya dengan di sini..
Diceritakan pula akan tragedi yang berlaku ketika ombak besar itu datang, katanya lagi kebanyakan mayat mayat yang dijumpai adalah dalam keadaan telanjang bulat.. - sama dgn yang pernah aku dengar dari mereka yang melakukan tugas tugas penyelamatan di sana dahulu - Namun kali ini aku mendapat versi yang berbeza sedikit daripada yang pernah disampaikan kepada ku dahulu. Kalau dahulu, aku dimaklumkan bahawa mayat mayat itu adalah mereka yang berpesta pada malam kejadian Ombak Besar itu melanda... Malahan ada yang dijumpai dalam keadaan berzina! Tak dapat aku bayangkan betapa dalam keadaan huru hara itu, mereka mati dalam keadaan berzina? Adakah mereka tak sedar atau memang ALLAH nak tunjuk?
Maka kali ini pula, ust ini memberitahuku bahawa kebanyakan mayat mayat itu dalam keadaan berbogel..seolahnya ALLAH menelanjangkan mereka. Ada yang - menurut Ust itu - yang memakai celana (seluar) Jeans juga terlucut habis tak tinggal apa apa pada tubuhnya...
Namun dalam keadaan yang begitu, ada pula yang dijumpai lengkap berpakaian.. Perkara ini terjadi kepada seorang Muslimat - jemaah Tabligh katanya - yang mana dia ditemui dalam keadaan berpakaian yang lengkap malahan Niqabnya pun tak terusik!! Subhanallah!! Diceritakan bahawa mayatnya ditemui beberapa ketika - aku tak ingat adakah beberapa hari, minggu atau bulan - yang mana para penyelamat tercium bau harum. Maka melalui bau harum itu mereka menemui mayat muslimah itu tadi! Begitulah ALLAH memuliakannya dan memeliharanya dan lengkap berpakaian sunnah. Berbahagialah Muslimat itu!!